JAKARTA — Dalam rapat dengar pendapat Komisi XIII DPR RI bersama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Direktur Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia (Poltek Imipas) di DPR RI, Senin (28/9/2026), DR. Umbu Rudi Kabunang, S.H., M.H., meminta agar penerimaan taruna dan taruni memberi kesempatan yang adil bagi putra-putri dari seluruh provinsi.
“Anak-anak dari daerah di luar pusat kerap merasa dianaktirikan. Kita juga harus mengakui bahwa akses dan mutu pendidikan belum merata. Karena itu, sistem penerimaan Poltek Imipas perlu mempertimbangkan keterwakilan provinsi secara proporsional,” ujar anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar tersebut.
Menurutnya, dasar penetapan kuota perlu diumumkan secara terbuka dengan mempertimbangkan kebutuhan tenaga imigrasi dan pemasyarakatan di tiap daerah. Pemerintah juga perlu memperluas sosialisasi dan akses persiapan seleksi agar calon dari daerah kepulauan dan wilayah yang fasilitas pendidikannya terbatas dapat bersaing secara lebih adil.
“Standar kompetensi harus tetap dijaga. Pada saat yang sama, negara harus memastikan bahwa tempat lahir dan ketimpangan kesempatan belajar tidak menutup jalan bagi anak daerah untuk mengabdi,” tegasnya.


No comment